Dukung Pengembangan Perbenihan Kedelai, BRMP Banten Produksi Benih Kelas SS
BRMP Banten berkomitmen mendukung pengembangan perbenihan kedelai di Provinsi Banten melalui kegiatan produksi benih kedelai kelas SS dengan menggunakan Varietas Derap 1.
Varietas Derap 1 memiliki keunggulan ukuran biji besar dengan potensi hasil 3.16 ton/ha. Varietas ini tahan pecah polong dan berumur genjah (±78 hari). Varietas ini cocok ditanam di lahan kering. Derap 1 memiliki penampilan mirip dengan varietas Anjasmoro.
Salah satu lokasi produksi benih kedelai berada di Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang seluas 2 ha.
Penanaman kedelai dilakukan tanpa olah tanah (TOT) yang dilakukan secara bertahap. Penanaman pertama dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2026.
Sebelum tanam, benih diberi perlakuan menggunakan insektisida sistermik berbahan aktif tiamektosam untuk melindungi benih dari serangan hama. Penanaman dilakukan menggunakan alat tanam kedelai secara manual.
Pupuk yang digunakan adalah pupuk organic cair dan NPK. Pupuk NPK akan diberikan pada saat tanaman berumur 15 HST.
Pendampingan kegiatan produksi benih kedelai ini dilakukan dalam seluruh tahapan kegiatan oleh tim Produksi Benih Kedelai BRMP Banten, baik secara daring maupun luring. Pendampingan produksi benih kedelai juga dilakukan secara langsung oleh penyuluh BPP Sobang.
Pengawasan pelaksanaan produksi benih kedelai dilakukan oleh Pengawas Benih Tanaman (PBT) dari UPTD PSBTPH Provinsi Banten.
Hasil dari produksi benih kedelai ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan benih penangkar dan petani kedelai di Provinsi Banten.